KAI DAOP 6 Yogyakarta dan Lazismu Mantrijeron, Resmikan Tandon Air Kedua di Gedangsari, Perkuat Solusi Krisis Air di Gunungkidul

Gunungkidul – Hanya berselang sepekan setelah meresmikan tandon air permanen di wilayah Tepus, Lazismu Mantrijeron bersama CSR KAI DAOP 6 Yogyakarta kembali menuntaskan komitmennya. Pada Kamis (18/12), tandon air permanen kedua resmi diserahterimakan kepada warga di Padukuhan Sengonkerep, Kalurahan Sampang, Gedangsari, Gunungkidul. KAI Daop 6 dan Lazismu Mantrijeron resmikan tandon air kedua.

Peresmian ini merupakan bagian kedua dari rangkaian program kolaborasi strategis antara sektor korporasi dan lembaga filantropi. Bertujuan untuk memberikan solusi atas krisis air tahunan di Kabupaten Gunungkidul. Jika sebelumnya wilayah Tepus telah merasakan manfaatnya, kini giliran warga di sisi utara Gunungkidul yang mendapatkan bantuan infratruktur air bersih.

Baca juga: https://lebihmanfaat.com/kai-daop-6-dan-lazismu-mantrijeron-resmikan-tandon-air-permanen-menandai-langkah-strategis-atasi-krisis-air-di-gunungkidul/

Tantangan Geografis di Titik Tertinggi

Padukuhan Sampang dipilih sebagai lokasi tandon kedua karena kondisi geografisnya yang sangat menantang. Terletak di titik tertinggi di wilayah Gedangsari, akses distribusi air ke wilayah ini seringkali terhambat. Selama bertahun-tahun, warga bergantung pada tandon lama yang kondisinya sudah rusak parah sehingga tidak mampu lagi menampung air secara optimal. KAI Daop 6 dan Lazismu Mantrijeron resmikan tandon air kedua.

Dukuh dari Padukuhan Sengonkerep, Triyana, menjelaskan, kesulitan warga semakin nyata mengingat sumber air terdekat berada pada jarak sekitar 1 kilometer dari lokasi tandon dan itupun debitnya terbatas. Dengan ketinggian lokasi dan jarak sumber air yang jauh, keberadaan tandon permanen dengan kapasitas besar menjadi infrastruktur yang sangat vital bagi keberlangsungan hidup warga Sengonkerep. Pada musim kemarau, tandon tersebut dapat digunakan untuk menampung bantuan air bersih dari tangki.

“Alhamdulillah, hari ini kami menuntaskan tahap kedua dari program kerja sama ini. Setelah sukses di Tepus, kami langsung bergerak ke Gedangsari. Kami melihat sendiri bagaimana warga di Sengonkerep berjuang karena lokasi mereka yang sangat tinggi dan tandon yang ada sudah tidak layak. Ini adalah ikhtiar kami untuk memberikan kemudahan infrastruktur air bersih bagi warga,” ujar Suhaibun Febrianto, S.E., selaku Plt Kepala Kantor Lazismu Mantrijeron.

Baca juga: https://www.suaramuhammadiyah.id/read/lazismu-mantrijeron-ciptakan-generasi-emas-tanam-solidaritas-palestina

Sinergi Berkelanjutan untuk Manfaat yang Lebih Luas

Pihak KAI DAOP 6 Yogyakarta melalui program CSR-nya menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar bantuan sesaat. Melainkan pembangunan infrastruktur yang bisa bermanfaat dalam jangka panjang. Bagian dari tanggung jawab sosial PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk berkontribusi secara langsung pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Daerah Operasi 6. Harapannya, sinergi ini menjadi model kerja sama yang efektif dalam mengatasi permasalahan dasar masyarakat di wilayah operasional KAI.

Dengan selesainya pembangunan tandon di Gedangsari ini, KAI DAOP 6 Yogyakarta dan Lazismu Mantrijeron telah resmi memberikan akses air bersih yang lebih baik bagi ratusan jiwa. Berada di dua titik strategis Gunungkidul, menandai langkah nyata dalam memutus rantai krisis air di wilayah tersebut.

[Marketing Communication Lazismu Mantrijeron/Nur’aini Puji Lestari]