YOGYAKARTA – Di tengah hiruk-pikuk harga kebutuhan pokok yang sedang “hobi” mendaki, ada pemandangan berbeda di sudut kota pekan ini. Alunan musik senam yang enerjik berpadu dengan bunyi klik gunting dari para barber. Bukan di pusat perbelanjaan mahal, melainkan di acara Tarhib Ramadhan yang digelar oleh LAZISMU dengan semangat kolaborasi.
Kegiatan yang mengusung layanan Senam Sehat, Cek Kesehatan, hingga Potong Rambut Gratis ini bukan sekadar seremoni. Di baliknya, ada sinergi dari berbagai pihak yang peduli terhadap kondisi masyarakat di masa sulit.
Sinergi untuk Sehat dan Segar
Acara dimulai sejak pagi buta dengan keceriaan warga yang mengikuti Senam Sehat. Bekerjasama dengan Perwoshi Kemantren Mantrijeron, instruktur senam berhasil membakar semangat (dan kalori!) para peserta agar fisik lebih siap menghadapi perubahan pola aktivitas saat puasa nanti.
Tak jauh dari lokasi senam, antrean warga juga terlihat di pos Cek Kesehatan Gratis. Di sini, LAZISMU menggandeng RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta untuk menerjunkan tim medis profesional. Warga bisa berkonsultasi langsung tentang kondisi tensi hingga gula darah mereka secara cuma-cuma.
Menurut tim medis dari RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, pengecekan ini penting sebagai mitigasi. Dengan mengetahui kondisi tubuh lebih dini, masyarakat bisa mengatur pola makan saat sahur dan berbuka nanti, sehingga ibadah tetap lancar tanpa gangguan kesehatan seperti pusing atau lemas berlebihan.
Glow Up Ramadhan: Dari Masjid hingga Barbershop
Salah satu yang paling diminati adalah layanan Potong Rambut Gratis. Untuk memastikan warga tampil rapi dan prima saat Tarawih pertama, LAZISMU berkolaborasi dengan para ahli cukur dari Masjid Barber dan Rinjani Barbershop.
“Lumayan banget, Mas. Uang cukur yang harusnya keluar bisa saya simpan buat beli beras atau tambahan takjil,” ujar Pak Bambang (54), salah satu warga yang tampak puas melihat hasil potongan rambutnya di cermin.
“In this economy,” hal sesederhana potong rambut memang menjadi bantuan nyata yang meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Zakatmu: Bahan Bakar Kebaikan Kolektif
Program Tarhib Ramadhan ini menjadi bukti bahwa dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) adalah motor penggerak kolaborasi. Dari donatur LAZISMU, diteruskan melalui tangan-tangan ahli dari rumah sakit hingga komunitas barbershop, semuanya bermuara pada satu tujuan: kemaslahatan umat.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh mitra mulai dari Perwoshi, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, hingga teman-teman dari Masjid Barber dan Rinjani Barbershop. Kolaborasi ini membuktikan bahwa saat kita bergerak bersama, persiapan Ramadhan yang sehat dan membahagiakan bisa dirasakan oleh siapa saja tanpa terkecuali,” ungkap perwakilan LAZISMU di sela-sela acara.
Melalui guntingan rambut yang rapi dan pengecekan kesehatan yang teliti, LAZISMU ingin memastikan tidak ada warga yang merasa sendirian menyambut bulan suci. Karena persiapan Ramadhan terbaik adalah tentang hati yang bersih, badan yang sehat, dan solidaritas yang kuat.
[Marketing Communication Lazismu Mantrijeron/Nur’aini Puji Lestari]
