Ambulance Goes to School, Lazismu Mantrijeron Edukasi Siswa SD Sapen

YOGYAKARTA — Pengetahuan tentang pertolongan pertama menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam mengenali situasi darurat di lingkungan sekitar. Melalui edukasi yang tepat, siswa dapat belajar bersikap tenang, memahami tindakan awal yang aman, dan mengetahui kapan harus meminta bantuan medis.

Hal inilah yang dihadirkan Lazismu Mantrijeron melalui program Ambulance Goes to School di SD Muhammadiyah Sapen, Kraton, Yogyakarta, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas VI Muhammad Iqbal dengan pendampingan wali kelas, Ibu Titin Nastari, S.Si., M.Pd. Para siswa mendapatkan edukasi mengenai pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan non-trauma, disertai pengenalan berbagai macam ambulans dan fungsi pelayanannya.

Materi pertolongan pertama mengacu pada edukasi kegawatdaruratan bagi penolong awam. Pembahasan mencakup cara mengenali kondisi darurat, langkah awal ketika menghadapi kejang, serta penanganan awal pada gangguan kesehatan yang membutuhkan perhatian medis. Dalam kegiatan ini, siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai penanganan mimisan.

Baca juga:

Melalui penyampaian materi tersebut, siswa diajak memahami pentingnya menjaga keselamatan diri dan orang yang membutuhkan pertolongan. Mereka juga belajar bahwa tidak semua kondisi darurat dapat ditangani sendiri. Sehingga bantuan orang dewasa dan tenaga medis perlu segera diminta ketika diperlukan.

Selain belajar pertolongan pertama, siswa diperkenalkan dengan berbagai macam ambulans beserta fungsi dan peruntukannya. Pengenalan ini memberikan gambaran kepada siswa tentang peran layanan ambulans dalam mendukung penanganan pasien dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Siswa Antusias Mengikuti Edukasi

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Ibu Titin Nastari, S.Si., M.Pd., selaku wali kelas VI Muhammad Iqbal, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran tim Lazismu Mantrijeron yang telah berbagi pengetahuan dengan para siswa.

Ia mengaku senang melihat antusiasme anak-anak selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan wawasan baru mengenai pertolongan pertama dan situasi yang membutuhkan bantuan medis maupun kehadiran ambulans di sekolah.

“Alhamdulillah, kami berbahagia karena anak-anak tadi sangat antusias mendapatkan berbagai ilmu berkaitan dengan pertolongan pertama. Terutama ketika menghadapi kejadian yang membutuhkan tindakan medis atau memerlukan kedatangan ambulans di sekolah,” ungkapnya.

Ibu Titin juga berharap ilmu yang telah dibagikan dapat membawa keberkahan dan memberikan manfaat bagi para siswa. Ia turut mendoakan agar Lazismu Mantrijeron semakin sukses dalam menghimpun dana untuk kemaslahatan umat Muhammadiyah dan masyarakat secara umum.

Hadirkan Manfaat Melalui Edukasi Kesehatan

Program Ambulance Goes to School menjadi salah satu upaya Lazismu Mantrijeron dalam memperluas manfaat layanan kesehatan melalui edukasi langsung di lingkungan sekolah.

Baca juga: https://lebihmanfaat.com/lazismu-mantrijeron-dan-pcm-mantrijeron-luncurkan-umkm-bejo-batch-4-dorong-umkm-lokal-naik-kelas/

Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan ambulans sebagai sarana pelayanan kesehatan, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap keselamatan sesama sejak dini. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat membantu siswa mengenali keadaan darura. Selain itu, mereka juga dapat memberikan respons awal yang aman sesuai kemampuan, serta mencari bantuan dengan tepat.

Lazismu Mantrijeron berharap kegiatan serupa dapat terus menghadirkan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi sekolah dan masyarakat. Sebab, berbagi manfaat tidak selalu dimulai dari bantuan berupa materi, tetapi juga melalui pengetahuan yang dapat meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan bersama. Lazismu Mantrijeron — Memberi untuk Negeri, Menguatkan Kemanusiaan.

[Digital Marketing Lazismu Mantrijeron/Nur’aini Puji Lestari]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *