Lazismu Mantrijeron dan PCM Mantrijeron Luncurkan UMKM BEJO Batch #4, Dorong UMKM Lokal Naik Kelas

YOGYAKARTA — Lazismu Mantrijeron berkolaborasi dengan Majelis Ekonomi dan Pariwisata Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mantrijeron meluncurkan Program Inkubasi UMKM Berdaya Jogja (BEJO) Batch #4 pada Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini berlangsung di Kedai ‘Aisyiyah sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui program ini, para pelaku usaha diharapkan dapat mengembangkan bisnis dan meningkatkan daya saingnya, khususnya di wilayah Mantrijeron.

Program yang memasuki tahun keempat pelaksanaan ini diikuti oleh sembilan pelaku UMKM dari berbagai bidang usaha. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, 15–17 Oktober 2026, dengan materi yang dirancang untuk memperkuat fondasi bisnis dan membantu peserta mengembangkan usahanya secara lebih terarah.

Baca juga: https://suaramuhammadiyah.id/read/pitching-umkm-bejo-batch-4-bangun-kemandirian-ekonomi-umat

Kolaborasi Dorong UMKM Lebih Berdaya dan Mandiri

Kepala Kantor Lazismu Mantrijeron, Suhaibun Febrianto, S.E., menyampaikan bahwa UMKM BEJO merupakan salah satu program unggulan pemberdayaan ekonomi yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha sekaligus meningkatkan kemandirian pelaku UMKM.

“Melalui UMKM BEJO Batch #4, kami berharap para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya ke tingkat berikutnya. Diharapkan, mereka mampu mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan daya saing usaha mereka,” ungkap Suhaibun.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu Mantrijeron. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat nyata melalui program pemberdayaan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan PCM Mantrijeron, H. Wijiyono, S.H., menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas usaha, inovasi produk, strategi pemasaran. Serta kemampuan pengelolaan keuangan para pelaku UMKM.

“Dengan usaha yang semakin berkembang dan tertata, kami berharap program ini turut berkontribusi dalam mengurangi angka kemiskinan di wilayah Mantrijeron,” ungkap Wijiyono.

Pelatihan Tiga Hari Perkuat Kapasitas dan Daya Saing UMKM

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi Membuka Mindset Wirausaha dan Menentukan Target. Pemateri dalam hari pertama ini adalah Edy Risdiyanto, S.T.,. Kemudian dilanjutkan dengan materi Business Model Canvas dan Strategi Bisnis bersama Havri Ahsanul Fu’ad, S.Ak., M.Ak. Kedua materi tersebut membekali peserta dengan pemahaman mengenai pola pikir kewirausahaan, model bisnis, strategi pemasaran, dan perencanaan pengembangan usaha.

Baca juga: https://lebihmanfaat.com/menenun-harapan-dari-dapur-sederhana-kisah-ketangguhan-ibu-ibu-wali-yatim-gedongkiwo/

Pelatihan hari kedua berfokus pada legalitas usaha dan pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran. Sementara itu, hari ketiga diarahkan pada penguatan manajemen keuangan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP). Pencatatan keuangan sederhana, serta penyusunan rencana tindak lanjut pengembangan usaha juga menjadi pokok pembahasan pada pelatihan terakhir tersebut.

Melalui kolaborasi Lazismu Mantrijeron dan Majelis Ekonomi dan Pariwisata PCM Mantrijeron, UMKM BEJO diharapkan tidak hanya menjadi ruang belajar bagi pelaku usaha. Tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan pelatihan dan pendampingan yang terarah, para peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Selain itu juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya.

[Digital Marketing Lazismu Mantrijeron/Nur’aini Puji Lestari]

One thought on “Lazismu Mantrijeron dan PCM Mantrijeron Luncurkan UMKM BEJO Batch #4, Dorong UMKM Lokal Naik Kelas”

  1. Pingback: Lazismu Mantrijeron Edukasi Pertolongan Pertama di SD Sapen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *